Belajar Menggambar Kembali


Ada sepotong malam yang masih tingal di sisa tidurmu, neng. Kecupan langit, udara berombak yang gaib, kegundahanku menerjemahkan rindu jadi sajak, neng. Mengapa dua kelopak matamu seperti sepi batinku yang meleleh.

Ada dingin dinding selepas gerimis, neng. Kata-kataku bertengkar di selembar kertas. Tahu bahwa keindahanmu terlampau bersahaja untuk dituliskan.

Entah karena apa aku jatuh cinta padamu, neng. Lelapmu kugambar jadi sketsa, hatiku mengembara bersama cuaca. Mengapa engkau begitu sederhana, neng. Hingga tak kudapatkan perumpamaan di kamus-kamus bahasa.







Eksplorasi Sebuah Eksperimen

Potret Mahasiswi Jurusan Sastra (Sulaiman Djaya 2017) 




Jangan bersedih sayang....tak ada niatku untuk melukai hatimu yang romantis dan riang (Sulaiman Djaya 2017) 
 Senyuman Perempuan (Sulaiman Djaya 2017)
 Potret Susan (Sulaiman Djaya 2017)
 Tersipu (Sulaiman Djaya 2017)
 Senyuman Perempuan (Sulaiman Djaya 2017)
Seorang Mahasiswi Sedang Akting Bersedih (Sulaiman Djaya 2017)
Menatap Ke Luar Jendela Malam (Sulaiman Djaya 2017)
 Jangan bersedih sayang....tak ada niatku untuk melukai hatimu yang romantis dan riang (Sulaiman Djaya 2017) 
Potret Mahasiswi di Jendela Kereta Rangkasbitung (Sulaiman Djaya 2017) 
Senyuman Perempuan (Sulaiman Djaya 2017) 
Seorang Mahasiswi Sedang Berpose (Sulaiman Djaya 2017)